Hening Natal Bersama Kawan GKI Yasmin

CAFE LATTE ADDICT

25 Desember 2011

Hari Natal.
Hari yang selalu menjadi kegembiraan bagi umat Kristiani, memperingati kelahiran Yesus.
Seorang kawan saya, setiap memasuki tanggal 1 Desember, ia akan mengeluarkan dan memasang pernak-pernik untuk menyambut Hari Natal.
Pohon Natal yang penuh kelap-kelip lampu penerang.

Beberapa hari menjelang Natal, kita pun bisa melihat bagaimana gereja-gereja sibuk menghias gedungnya. Dan pemerintah, pada satu hari menjelang Natal akan sibuk pidato memberi jaminan keamanan pada umat Kristiani untuk menjalankan ibadahnya.

View original post 545 more words

Solidaritas Korban – surat pagi untuk sang Jendral!

Selamat Pagi!

Kami adalah korban dan para sahabat yang peduli korban :: yang setiap pagi mendambakan perubahan di bumi Indonesia, di setiap doa pagi kami, kami berharap Indonesia yang memberi penghormatan bagi Tuhan tidak hanya dalam sila pertamanya – dari dasar Negara ini, tetapi dalam setiap sendi kehidupan bangsanya. Ini penting, bila masih ingin menjadi bangsa yang beradab dan berbudaya luhur, yakni memberikan penghormatan luhur kepada Tuhan kita Yang Maha Esa.

Bila kami bersatu, dan negara tetap abai, kami tak ubahnya semut-semut kecil dihadapan sepatu tentara, sepatu polisi dan satpol PP yang akhir-akhir ini sewenang-wenang, mendatangi rumah ibadah kami dan menyegel! Sepatu para bupati dan walikota yang mengkilat, tak pernah merakyat! Sepatu mahal sang Presiden yang hanya bisa berbisik “prihatin”, tanpa berpaling ke sekitar kediamannya yang nyaman.

Bila kami bersatu pada siang hari nanti di seberang Istana mewah Sang Presiden, kami bukan lagi semut, walau kami kecil, Tapi kami adalah kerikil dalam sepatu anda. Seberapa mahal dan kuatnya sepatu sang jendral, kerikil kecil bisa mengganggu dan menggoyahkan keangkuhannya. Dan kami tetap ada!

Kami menagih ketegasan bapak Presiden, untuk tegaknya hukum yang melindungi para korban atas kebebasan beragama dan berkeyakinan. Dan kami tetap ada, selama anda masih hanya berbisik “prihatin” tanpa mau menyapa kami. Dan sekali lagi, kami tetap ada!

Salam dari seberang Istana!

Ibadah Damai di Seberang Istana 17 Maret 2013

Mari hadir pd MINGGU 17 Maret’13, jam 13.00 WIB, bersama GKIYasmin, HKBPFiladelfia & rekan LINTAS IMAN, kembali ibadah di Seberang Istana Merdeka Jkt.

Diskriminasi ini bertambah dng adanya KRIMINALISASI yg kini menimpa Pdt Palti Panjaitan (HKBPFiladelfia).

Ibadah akan dipimpin Pdt dari GPIB & akan dihadiri oleh Pemimpin HKBP Distrik XXI, yg akan sampaikan PENOLAKAN atas Kriminalisasi itu.

God Bless us !

Disegel di rumah sendiri..

Peristiwa penyegelan Masjid Ahmadiah, mengingatkan beberap kejadian yang kami alami. Namun disegel di dalam rumah ibadah sendiri, tragis! Kalau bukan TERLALU!.  Apakah para satpol PP yang tak bernurani itu pernah berpikir hal sebaliknya? atau dia hanya bekerja tanpa nurani dan otaknya sekedar melaksanakan perintah atasannya, siapa atasannya pejabat berbaju dinas yang hanya bisa menuliskan tanda tangan, atau para preman berjubah yang menikmati kopi gratis dan kemenangannya di warung di seberang masjid?

Ini adalah wajah baru bangsa yang terjajah oleh bangsanya sendiri..

Prihatin.. tak cukup pak.. harus teriak lantang dan lawan mereka..